RSS

Pembahasan Take Home

31 Mar

Take Home                                                                                                                 fixed Aset and Depreciation

TH-01 Dibeli tanah oleh Markus senilai Rp 50.000.000, Akrual pajak 3.000.000, biaya notaries Rp.2.500.000, komisi agen 2.000.000 dan biaya pembersihan dan pengukuran 3.500.000. berapakah harga perolehan tanah tersebut.

Jawaban:

Pembelian tanah 50,000,000
akrual pajak 3,000,000
biaya notaris 2,500,000
Komisi 2,000,000
biaya pembersihan & pengkuran 3,500,000
Harga perolehan 61,000,000

Jadi harga perolehan untuk tanah adalah Rp. 61.000.000

TH-02 Bizon company membeli kendaraan senilai 200.000.000 diperkirakan nilai sisa kendaraan adalah 20.000.000 pada akhir masa manfaat 4 tahun. Hitunglah beban depresiasi tahun pertama dan kedua dengan metode garis lurus.

Jawaban:

Harga perolehan

200,000,000
Nilai Sisa 20,000,000
Taksiran Umur 4 tahun

Biaya penyusutan = Harga perolehan- nilai sisa / Taksiran Umur

Rp.200.000.000- Rp.20.000.000= Rp.180.000.000/4 = Rp.45.000.000 Biaya Penyusutan

Tariff penyusutan dalam metode garis lurus, dapat dengan mudah di hitung sebagai 100% dibagi dengan taksiran masa manfaat yakni 4 tahun, maka tariff penyusutannya adalah :

100% = 25%

4

Beban penyusutan = 25% x (Rp.200.000.000- Rp.20.000.000) =Rp 45.000.000

Apabila di buat menggunakan skedul penyusutan, sebagai berikut :

Tahun Biaya penyusutan     x Tarif penyusutan     = Peny/tahun Akm.peny Nilai Buku
2011 180,000,000   25%   45,000,000 45,000,000 155,000,000
2012 180,000,000   25%   45,000,000 90,000,000 110,000,000

 

Nilai penyusutan untuk metode ini sama saja antara tahun pertama dan tahun berikutnya yakni Rp. 45.000.000

TH-03 Metro Bus menggunakan unit aktivtas untuk menyusutkan bus. Satu bus dibeli pada tanggal 1 Januari 2009 dengan harga perolehan 500.000.000. selama 4 tahun masa manfaatnya, bus ini diperkirakan akan digunakan sejauh 100.000 mil. Perkiraan nilai sisa adalah 25.000.000.

Diminta :

Hitung biaya penyusutannya dengan menggunakan metode aktivitas

Buat skedul depresiasi dengan asumsi mil yang actual untuk tahun  2009 adlah 26.000, 2010 adalah 32.000 dan 2011 adalah 25.000

Jawaban:

Metode Garis Lurus

Harga perolehan-nilai sisa/taksiran umur

Rp. 500.000.000-Rp.25.000.000/4 = 118.750.000 (Biaya Penyusutan)

Metode Aktivitas

Biaya Penyusutan per unit = biaya yang dapat disusutkan : total aktivitas

Beban penyusutan = Biaya penyusutan per unit x unit aktivitas setahun

Rp. 500,000,000-Rp.25.000.000 =Rp 475.000.000 ( Biaya yang disusutkan)

Biaya penyusutan per unit = Rp. 475.000.000/100.000 = Rp 4.750

Skedul depresiasi unit aktivitas

Tahun Unit aktivitas By.penyusutan = Penyusutan Akm. Penystan Nilai Buku
2009 26,000 4,750 123,500,000 123,500,000 376,500,000
2010 32,000 4,750 152,000,000 275,500,000 224,500,000
2011 25,000 4,750 118,750,000 394,250,000 105,750,000

 

TH-04 Pelta Company membeli mesin baru pada tanggal 1 Oktober 2010 dengan harga Rp9.999.000 perusahaan tersebut memperkirakan bahwa mesin tersebut memiliki nilai sisa sebesar Rp 99.000. mesin tersbut diperkirakan akan digunakan 10.000 jam selama 5 tahun.

Tugas

Hitung beban depresiasi berdasarkan metode dibawah ini pada tahun yang disebutkan.

Metode garis lurus tahun 2010

Metode unit aktivitas tahun 2010, dengan asumsi penggunaan mesin adalah 1700 jam

Metode saldo menurun dengan menggunakan dua kali tariff garis lurus untuk tahun 2010 dan 2011.

Jawaban

Metode Garis lurus
2010 9,999,000 99,000 5 1,980,000
Beban penyusutan 2010 mtode garis lurus adalah Rp.1.980.000

Metode aktivitas
Penggunaan jam tahun ini 1700 Jam
(Harga perolehan-nilai sisa) x jam penggunaan tahun ini = beban penyusutan
Total estimasi jam
9,999,000 99,000 1700 16,830,000,000 1,683,000
10,000 10,000
Beban penyusutan 2010 menggunakan metode aktivitas adalah Rp.1.683.000

Metode Saldo menurun ganda
Perhitungan = Nilai buku awal tahun x tarif saldo menurun = beban penyusutan
9,999,000 40% =  3,999,600

Beban penyusutan 2010 menggunakan metode aktivitas adalah Rp. 3,999,600

TH-05 Dari beberapa metode penyusutan yang ada manakah metode penyusutan yang baik, jelaskan menurut pendapat anda dan kelompok anda?

Jawaban

Pertanyaan mengenai mana yang lebih baik diantara metode penyusutan yang ada ? merupakan pertanyaan yang selalu dipertanyakan. Sama seperti ketika memilih mana yang terbaik dalam memilih menghitung metode persediaan. Pemilihan metode tersebut sangat bergantung kepada kebutuhan perusahaan dan mana yang terbaik yang bisa digunakan oleh perusahaan. Ketika perusahaan ingin memilih metode yang sederhana dalam melakukan perhitungan perusahaan dapat memilih metode garis lurus untuk tujuan pembukuan dan menerapkan metode penyusutan dipercepat untuk tujuan pajak. Banyak perusahaan yang percaya bahwa metode yang paling baik menandingkan pendapatan dengan beban harus digunakan. Sebagai contoh, jika pendapatan yang dihasilkan oleh aktiva adalah konstan selama masa manfaat aktiva itu, maka penyusutan garis lurus digunakan awal, dilain pihak jika pendapatan lebih tinggi (atau lebih rendah) pada periode awal, maka beberapa metode bentuk beban penyusutan yang menurun (atau meningkat) tampaknya tepat.

 

 
Leave a comment

Posted by on March 31, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: