RSS

Pembahasan Kuis II

25 Mar

Menurut anda, apakah persediaan antara perusahaan dagang, manufaktur dan perusahaan jasa terdapat persamaan atau perbedaan, jelaskan?

Persediaan adalah barang yang diperoleh perusahaan yang dimaksudkan untuk dijual kembali atau diolah lebih lanjut dalam rangka menjalankan kegiatan usaha normalnya. Sebuah perusahaan mengklasifikasikan persediaannya bergantung pada bentuk perusahaan. Terdapat tiga jenis perusahaan yaitu perusahaan dagang, industri dan jasa. Pertanyaannya kemudian adalah apakah perusahaan jasa tidak memiliki persediaan, perusahaan dagang memiliki satu jenis persediaan yaitu barang dagang sedangkan perusahaan industri memiliki 3 jenis persediaan yaitu bahan baku, persediaan barang dalam proses dan persediaan barang Jadi.

Dalam fakta ditemukan penyimpangan, ada perusahaan jasa seperti jasa konstruksi, jasa konveksi dll dalam legalitasnya berlabel perusahaan jasa tapi  memiliki ciri perusahaan industri menghasilkan barang hasil proses produksi, dan memiliki persediaan berupa bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi, sedangkan disisi lain ada perusahaan yang berlabel industri tapi tidak memiliki persediaan seperti industri pariwisata, industri perbankan dll.

Tidak salah bila perusahaan konstruksi atau perusahaan konveksi berlabel perusahaan jasa dilihat dari pendapatan pokoknya berupa jasa namun tidak berarti perlakuan akuntansi sesuai dengan labelnya karena dalam operasionalnya melibat unsur-unsur yang dimiliki oleh perusahaan industri. Selama perusahaan konstruksi atau konveksi menyimpan persediaan dan memproduksi suatu barang yang bukan merupakan asset miliknya karena disuplay oleh pemberi order, persediaan (bahan baku, barang dalam proses serta banga Jadi)  dicatat dalam operasional namun tidak dilaporkan dalam laporan neraca karena barang2 tersebut bukan asset miliknya. Namun bila perusahaan tersebut menyimpan persediaan dengan cara membeli sendiri maka perlakuan pajak sebagai perusahaan Jasa sesuai peraturan yang berlaku sedangkan perlakuan akuntansinya sama dengan perusahaan industri karena persediaan itu merupakan asset miliknya dan harus dilaporkan dalam laporan neraca.

Secara legalitas perusahaan jasa konstruksi, konveksi adalah sebagai perusahaan jasa namun bentuk laporan keuangannya menyerupai laporan keuangan perusahaan industri. Perbedaan itu terletak pada unsur persediaan yang dimilikinya. Jadi disini dapat kita simpulkan bahwa perbedaan bentuk laporan keuangan perusahaan yang satu dengan perusahaan lain tergantung pada akun yang dimilikinya dan tidak sepenuhnya dapat dibedakan dari jenis perusahaan.

Berikut adalah data Mark Company selama tahun 2010.

Tanggal uraian unit biaya biaya total
1/1/2010 persediaan awal 200 100 20,000
4/4/2010 pembelian 500 200 100,000
7/8/2010 pembelian 800 250 200,000
29/11/2010 pembelian 1,000 300 300,000
Total 2,500 620,000

selama tahun berjalan, 1850 unit terjual dan 650 unit tersisa per tanggal 31 Desember

Diminta : Hitungalah Persediaan akhir dan harga pokok penjualan menggunakan metode Fifo, Lifo dan rata-rata

Metode Fifo

persediaan akhir
tanggal unit biaya total
9/29/2010 650 300 195,000
0
650 195,000
harga pokok barang yang tersedia untuk dijual 620,000
dikurangi : Persediaan akhir 195,000
Harga pokok penjualan 425,000

 

Metode Lifo
tanggal unit biaya total
1/1/2010 200 100 20000
4/4/2010 450 200 90000
650 110,000
harga pokok barang yang tersedia untuk dijual 620,000
dikurangi : Persediaan akhir 110,000
Harga pokok penjualan 510,000

 

Rata-rata
Harga pokok barang : Total unit Biaya rata2
tersedia di jual tersedia dijual
620,000 2,500 248.00
persediaan akhir
unit  X  biaya per unit = biaya total
650 248.00 161,200
harga pokok barang yang tersedia untuk dijual 620,000
dikurangi : Persediaan akhir 161,200
Harga pokok penjualan 458,800

 

Berdasarkan hasil perhitungan anda diatas, Jelaskanlah pengaruh metode arus biaya terhadap laporan laba rugi, neraca dan pajak.

Pengaruh terhadap laba rugi

Harga pokok barang tersedia untuk dijual adalah sama dari ke-3 metode. Tetapi nilai persediaan akhir berbeda untuk setiap metode, dan perbedaan tersebut mempengaruhi harga pokok penjualan. Setiap perbedaan dalam jumlah persediaan akhir menghasilkan perbedaan jumlah dalam laba sebelum pajak.

Dalam periode dimana terdapat kenaikan harga, metode fifo menghasilkan laba bersih yang lebih besar. Hal ini terjadi karena biaya yang dicocokkan dengan pendapatan merupakan biaya unit yang lebih rendah dari unit yang pertama kali di beli.

Pengaruh terhadap neraca

Ketika sebuah perusahaan menggunakan metode FIFO dalam periode terdapat kenaikan harga, biaya yang dialokasikan ke persediaan akhir nilainya mendekati nilai pada saat ini. Sementara kelemahan ketika menggunakan metode LIFO dalam periode dimana terjadi kenaikan harga, biaya yang dialokasikan ke persediaan akhir kurang dari harga yang berlaku saat ini.

Pengaruh Pajak

Ketika perusahaan melaporkan pajak perusahaan cenderung menggunakana metode LIFO, alasannya adalah menggunakan metode LIFO akan menghasilkan pajak penghasilan yang lebih rendah selama periode terjadi kenaikan harga. Menggunakan metode LIFO menghasilakan laba yang lebih rendah sehingga pajak yang dikenakan pun jadi rendah.

 

 
Leave a comment

Posted by on March 25, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: